"Kita dipersatukan dalam satu bahasa suci, bahasa Arab Quran, bukan bahasa Arab an sich. Bahasa Arab itu sendiri tidak sakral, tapi bahasa Arab yang ada dalam teks Quran itu yang sakral. Jadi, yang sakral dan suci itu teks Quran yang diwahyukan, bukan bahasa Arab-nya yang suci. Bahasa Arab yang termaktub di dalam Quran itu menjadi suci justru karena sakralitas Quran, dan bukan sebaliknya, yakni Quran itu menjadi suci dan sakral karena sakralitas bahasa Arab."
(Moch Ali, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga).
Buku yang dihadapan pembaca ini menawarkan pendekatan dan pengenalan terhadap ekseminasi tekstual terhadap kitab suci Al Quran dengan mengedepankan pemikiran antara golongan orientalis dengan pemahaman Materialisme Dialektis berhadapan dengan dogmatisme kaum muslimin di dunia Timur. Bacalah buku yang akan menguak perseteruan dan perdebatan disertai dengan penjelasan dari berbagai tokoh tentang rahasia kodfikasi dari sebuah agama yang sangat…
Buku ini telah dilihat sebanyak 296 kali