Keingintahuan yang begitu besar yang tidak diiringi dengan kecukupan pengetahuan dan informasi tentang seks yang benar, ditambah dengan terputus atau tidak idealnya jalur komunikasi dan informasi yang ‘sehat’, membuat para remaja kita lebih banyak mendapatkan pengetahuan dan informasi berkaitan dengan seks ini dari media ataupun teman pergaulan, yang alih-alih memberikan informasi yang benar, malah menjadi sumber belajar yang sesat dan menyesatkan. Berbagai penyimpangan dan perilaku seksual yang keliru justru banyak terinspirasi dan diajarkan oleh sumber-sumber ini.