Buku ini berangkat dari adanya kegelisahan-kegelisahan akademik penulis, khususnya dunia pemasyarakatan yang dianggap sebagai dunia lain bagi masyarakat umum karena melestarikan teka-teki kerahasiaan di dalamnya. Tidak dapat dipungkiri ide munculnya sistem pemasyarakatan yang berusaha mengarahkan sistem pemidanaan berubah menjadi persiapan pelaku tindak kejahatan untuk dapat diterima di masyarakat, ternyata masih belum difahami oleh masyarakat.
Persoalannya sederhana bahwa pidana kurungan dan segala kegiatan di dalamnya masih diasumsikan sebagai upaya balas dendam serta penjeraan terhadap pelaku kejahatan, bahkan interest terhadap penyiksaan ide penyadaran sekaligus pembekalan dasar-dasar norma serta penguatan kepribadian dan kemandirian melalui keterampilan seolah-olah telah tenggelam dalam keramaian kasus yang mendera terhadap lingkungan pemasyarakatan.
Secara spesifik, tulisan ini mencoba menggambarkan sistem pembinaan yang manusiawi melalui model pesantren di dalam…
Buku ini telah dilihat sebanyak 350 kali